Foto: Deklarasi Stop Tawuran Kita sering jumpai alumni-alumni Boedoet menyebar di pelosok Indonesia maupun mancanegara, baik hanya melihat foto-foto narsis mereka di medsos, berpapasan di jalan dengan orang asing yang memakai kaos Boedoet atau janjian bertemu dengan sesama alumni Boedoet di sebuah kota, padahal mereka cuma kenal lewat jejaring sosial. Apa kesan pertama yang kita dapat dengan sosok asing bertitel alumni Boedoet tersebut?. Jawabannya adalah humoris, supel, humbel dan sederet istilah lain untuk menjelaskan bahwa mereka adalah orang-orang yang mudah bergaul. Orang-orang yang dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya, orang-orang yang tidak seseram dan seangker nama besar Boedoet. Nama yang dikenal di seantero Jakarta sebagai pusatnya kenakalan remaja. Tapi kini mereka bertemu bukan sebagai remaja lagi, mereka saling bertemu karena suatu ikatan persaudaraan yang bernama Boedoet. Kini mereka bertemu kembali untuk membahas sesuatu hal yang lebih serius tentang...