Skip to main content

Saman, 15 Tahun Lebih Menjadi Jagoan Nasi Uduk Cempaka Putih



90 persen lebih warga di 12 kota besar di Indonesia pernah menyantap nasi uduk. Boleh dibilang inilah salah satu kuliner yang paling dikenal di berbagai kota hampir di seluruh wilayah Nusantara dengan kekhususan cita rasanya sendiri.

Warung nasi uduk Betawi “Bang Saman” yang berada di belakang Hotel Grand Cempaka di bilangan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, adalah contoh salah satu yang direkomendasikan. Nasi uduknya merupakan favorit para penggemar masakan Betawi asli karena bisa makan ditemani lauk-lauk standar Betawi seperti semur jengkol, ayam goreng, hingga pindang bandeng.

Saman, Boedoet 88, menuturkan bahwa kiprahnya sebagai jagoan nasi uduk dimulai saat krisis moneter meluluhlantakkan aktivitas bisnis perusahaan tempatnya bekerja. Namun dengan keyakinan yang kuat bahwa Allah SWT pasti akan memberikan bantuan lahir batin setiap ikhtiar yang dilakukan maka Saman memulai bisnis mikro warung nasi uduknya.

Koordinasi bisnis mikro yang harmonis yang dilakukan oleh Saman dalam suka duka bersama berhasil membuat Jagoan Nasi Uduk Cempaka Putih ini tetap menjadi warung favorit para pelanggannya yang banyak berasal dari lingkungan PT Taspen (Persero) dan perusahaan-perusahaan di sekitar Hotel Grand Cempaka.

Salah satu harapan Saman adalah memasok nasi uduk khas Betawi lengkap dengan lauk pauknya kepada para alumni SMA 1 Jakarta dengan skala bisnis micro catering makanan beranmor roda 4 yang bisa menjangkau para Boedoeters yang berniat menikmati Nasi Uduk Bang Salman Cempaka Putih secara beramai-ramai.

Sampai ketemu nongkrong makan nasi uduk warung gerobak Bang Saman di belakang Hotel Grand Cempaka.

Sumber: ikaboedoet.com

Comments

Popular posts from this blog

Rute Bus Kota "PPD" Reguler Jaman Dulu

PPD Reguler 10 Jurusan : Terminal Blok M - Terminal Senen. Rute: Terminal Blok M - Radio Dalam - Velbak - Sudirman - Thamrin - Monas - Harmoni - Pasar Baru - Terminal Senen - Tripoli - Pejambon - Gambir - Monas - Dukuh Atas - Thamrin - Sudirman - Pakubuwono - Taman Puring. PPD Reguler 11 Jurusan : Terminal Blok M - Pejambon Rute : Terminal Blok M - Kyai Maja - Barito - Velbak - Pakubuwono - Hang Lekir - Jenderal Sudirman - Imam Bonjol - Diponegoro - Salemba Raya - Kramat Raya - Kwini II - Pejambon PPD Reguler 12 Jurusan : Terminal Blok M - Lapangan Banteng Utara Rute : Terminal Blok M - Iskandarsyah - Senopati - Bundaran Senayan - Jenderal Sudirman - Hotel Indonesia - MH. Thamrin - Merdeka Barat - Majapahit - IR. H. Juanda - Jl. Pos - Gedung Kesenian - Lapangan Banteng Utara PPD Reguler 13 Jurusan : Terminal Lebak Bulus - Pejambon Rute : Terminal Lebak Bulus - RS Fatmawati - Wijaya II - Wijaya I - Senopati - Sudirman - Imam Bonjol - Diponegoro - Salemba Raya - Kramat ...

Anggaran Dasar Dan Anggaran Rumah Tangga Organisasi IKA BTOT 19A

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA ORGANISASI IKATAN ALUMNI BOEDOET TOT 19A (IKA BTOT 19A) ANGGARAN DASAR MUKADIMAH Dengan rahmat Tuhan yang Maha pengasih dan Maha penyayang, serta diiringi kesadaran akan kewajiban dan tanggung jawab sebagai alumni SMA Negeri 1, STM/SMK Negeri 1, ex.STM Negeri 5 (kini SMK Negeri 4), ex.STM PGRI 4 (kini SMK PGRI 10), ex.STM PGRI 5 (kini SMK PGRI 11) dan berdomisili di jalur Bis ex.Patas Mayasari Bhakti 19A jurusan Pasar Baru - Kalimalang. Yang dahulu atau kini sekolah-sekolah tersebut berkedudukan di Jalan Budi Utomo Jakarta Pusat dalam usaha pengabdian kepada almamater khususnya dan masyarakat serta bangsa pada umumnya, sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945, maka dengan itikad luhur demi terwujudnya cita-cita tersebut, dibentuklah suatu organisasi dengan nama Ikatan Alumni Boedoet TOT 19A. BAB I NAMA, WAKTU dan TEMPAT KEDUDUKAN Pasal 1 1. Organisasi ini bernama Ikatan Alumni Boedoet TOT 19A, disingkat IKA BTOT 19A. 2. IKA BTOT 19A d...

GEDUNG KESENIAN JAKARTA (Stadschouwburg)

GEDUNG KESENIAN JAKARTA (Stadschouwburg) Jalan Gedung Kesenian 1 Jakarta 10710-Indonesia Gedung Kesenian Jakarta merupakan bangunan tua peninggalan bersejarah pemerintah Belanda yang hingga sekarang masih berdiri kokoh di Jakarta Pusat. Gedung ini adalah tempat para seniman dari seluruh Nusantara mempertunjukkan hasil kreasi seninya, seperti drama, teater, film, sastra, dan lain sebagainya.Gedung ini adalah sebuah bangunan bergaya neo-renaisance yang dibangun tahun 1821 di Weltevreden adalah gedung kesenian disebut sebagai Theater Schouwburg Weltevreden dikenal juga sebagai Gedung Komedi. Gedung Kesenian Jakarta ini terletak di Jalan Gedung Kesenian No. 1 Jakarta Pusat. Ide munculnya gedung ini berasal dari Gubernur Jenderal Belanda, Daendels. Kemudian direalisasikan oleh Gubernur Jenderal Inggris, Thomas Stamford Raffles pada tahun 1814. Gedung yang bersejarah ini dibentuk dengan gaya empire oleh arsitek Arsitek Para perwira Jeni VOC, Mayor Schultze. Sejarah gedung yang berpenampilan ...