Skip to main content

Erma Sary: Berawal dari Mimpi Mempunyai Bisnis yang Dikelola dari Rumah



Erma Sary namanya, dia adalah seorang ibu rumah tangga yang penuh dedikasi, ulet, pantang menyerah dan seseorang yang berinovasi serta mempunyai cita-cita yang tinggi terhadap apa yang diimpikannya. “Bermula dari keinginan saya sebagai seorang karyawati swasta untuk memiliki waktu lebih banyak untuk keluarga”, ucapnya. Dan mimpi tersebut didukung oleh sang suami, Deddy Iskandar, untuk mewujudkannya.

Erma lulusan dari STIE Perbanas dan Universitas Indonesia ini, mulai merintis usaha berawal dari membuat aksesoris untuk dijual secara online hingga menjual baju anak import. Kemudian Erma ingin mempunyai bisnis yang dapat dikelola langsung dari rumah. Menurutnya semua yang telah dijalani memberikan hasil yang lumayan secara financial namun belum memberikan kepuasan batin. Lalu ia meneruskan untuk membesarkan usahanya. Perjalanan yang panjanglah yang menuntun Erma menempuh jalan impiannya yang penuh tantangan dan berliku-liku, yang kemudian tidak membuat gentar menghadapi tantangan di bisnis fashion yang digelutinya yang merupakan impiannya sejak lama.

Dimulai dari pemilihan bisnis fashion lalu pemilihan konsep, segmentasi, brand,jalur distribusi, produksi sampai dengan para penjahitnya yang ia susun perencanaannya sambil belajar fashion designer dan fashion management di Phalie Studio. Dan hingga dipertengahan tahun 2013,  Erma mendirikan label sendiri yang bernama “DIDESA”.

Kini Erma, yang lulusan SMA Negeri 1 Jakarta tahun 1992 ini,  mempunyai sejumlah karyawan  dan untuk menjaga keharmonisan dengan karyawan, Erma menganggap karyawannya itu sebagai partner dalam menjalankan usahanya. Buah hasil dari pekerjaan itu, selain Erma sudah mempunyai label sendiri, Erma juga  aktif mengikuti acara atau event fashion seperti yang sekarang sedang diikutinya yaitu Indonesia Fashion Week (IFW) 2015.

Dari segi fashion sendiri Erma menyediakan pakaian wanita modern yang mandiri dan aktif, ia berusaha memberikan sentuhan yang bernuansa lokal namun bercita-rasa modern seperti dalam penggunaan bahan tradisional pada bagian tertentu pakaian yang ia design.

Untuk memasarkan hasil desainnya, ibu yang sudah dianugerahi  tiga putera ini, memasarkan produknya melalui webstore dan majalah online, kini produknya bisa didapat di media online dan sosial media seperti di Instagram dengan akun @didesa_, dan dapat dijumpai di klikindomaret.com serta shoppingmagz.com. Erma juga tengah menyiapkan situs websitenya sendiri sebagai toko online di didesadreams.com. (ang) (Disadur dari UKMSukses.com)

Sumber: ikaboedoet.com

Comments

Popular posts from this blog

Rute Bus Kota "PPD" Reguler Jaman Dulu

PPD Reguler 10 Jurusan : Terminal Blok M - Terminal Senen. Rute: Terminal Blok M - Radio Dalam - Velbak - Sudirman - Thamrin - Monas - Harmoni - Pasar Baru - Terminal Senen - Tripoli - Pejambon - Gambir - Monas - Dukuh Atas - Thamrin - Sudirman - Pakubuwono - Taman Puring. PPD Reguler 11 Jurusan : Terminal Blok M - Pejambon Rute : Terminal Blok M - Kyai Maja - Barito - Velbak - Pakubuwono - Hang Lekir - Jenderal Sudirman - Imam Bonjol - Diponegoro - Salemba Raya - Kramat Raya - Kwini II - Pejambon PPD Reguler 12 Jurusan : Terminal Blok M - Lapangan Banteng Utara Rute : Terminal Blok M - Iskandarsyah - Senopati - Bundaran Senayan - Jenderal Sudirman - Hotel Indonesia - MH. Thamrin - Merdeka Barat - Majapahit - IR. H. Juanda - Jl. Pos - Gedung Kesenian - Lapangan Banteng Utara PPD Reguler 13 Jurusan : Terminal Lebak Bulus - Pejambon Rute : Terminal Lebak Bulus - RS Fatmawati - Wijaya II - Wijaya I - Senopati - Sudirman - Imam Bonjol - Diponegoro - Salemba Raya - Kramat ...

Anggaran Dasar Dan Anggaran Rumah Tangga Organisasi IKA BTOT 19A

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA ORGANISASI IKATAN ALUMNI BOEDOET TOT 19A (IKA BTOT 19A) ANGGARAN DASAR MUKADIMAH Dengan rahmat Tuhan yang Maha pengasih dan Maha penyayang, serta diiringi kesadaran akan kewajiban dan tanggung jawab sebagai alumni SMA Negeri 1, STM/SMK Negeri 1, ex.STM Negeri 5 (kini SMK Negeri 4), ex.STM PGRI 4 (kini SMK PGRI 10), ex.STM PGRI 5 (kini SMK PGRI 11) dan berdomisili di jalur Bis ex.Patas Mayasari Bhakti 19A jurusan Pasar Baru - Kalimalang. Yang dahulu atau kini sekolah-sekolah tersebut berkedudukan di Jalan Budi Utomo Jakarta Pusat dalam usaha pengabdian kepada almamater khususnya dan masyarakat serta bangsa pada umumnya, sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945, maka dengan itikad luhur demi terwujudnya cita-cita tersebut, dibentuklah suatu organisasi dengan nama Ikatan Alumni Boedoet TOT 19A. BAB I NAMA, WAKTU dan TEMPAT KEDUDUKAN Pasal 1 1. Organisasi ini bernama Ikatan Alumni Boedoet TOT 19A, disingkat IKA BTOT 19A. 2. IKA BTOT 19A d...

GEDUNG KESENIAN JAKARTA (Stadschouwburg)

GEDUNG KESENIAN JAKARTA (Stadschouwburg) Jalan Gedung Kesenian 1 Jakarta 10710-Indonesia Gedung Kesenian Jakarta merupakan bangunan tua peninggalan bersejarah pemerintah Belanda yang hingga sekarang masih berdiri kokoh di Jakarta Pusat. Gedung ini adalah tempat para seniman dari seluruh Nusantara mempertunjukkan hasil kreasi seninya, seperti drama, teater, film, sastra, dan lain sebagainya.Gedung ini adalah sebuah bangunan bergaya neo-renaisance yang dibangun tahun 1821 di Weltevreden adalah gedung kesenian disebut sebagai Theater Schouwburg Weltevreden dikenal juga sebagai Gedung Komedi. Gedung Kesenian Jakarta ini terletak di Jalan Gedung Kesenian No. 1 Jakarta Pusat. Ide munculnya gedung ini berasal dari Gubernur Jenderal Belanda, Daendels. Kemudian direalisasikan oleh Gubernur Jenderal Inggris, Thomas Stamford Raffles pada tahun 1814. Gedung yang bersejarah ini dibentuk dengan gaya empire oleh arsitek Arsitek Para perwira Jeni VOC, Mayor Schultze. Sejarah gedung yang berpenampilan ...