“Tidak semua siswa Boedoet itu harus jago matematika dan ilmu alamnya. Rossa aja sekali nyanyi aja bisa dapat 80 juta”, ujar Chairal Tj, Ketua Komite SMA Negeri 1 Jakarta dalam rapat perdananya di SMA Negeri 1 Jakarta siang ini.
Meski program yang disusun oleh pihak sekolah saat ini mutlak masih dalam rangka penguatan posisi SMA Negeri 1 Jakarta ke tingkat yang jauh lebih layak dibandingkan posisinya saat ini namun Chairal tidak menampik bahwa bakat-bakat lain diluar kemampuan asah otak yang pernah membuat ‘Boedoet’ berjaya namun potensi di bidang seni dan olahraga pun mendapat semaian yang sama baiknya.
Rapat yang dihadiri oleh Kepala Sekolah, Yuliana Mas Ayu dihadiri oleh wakil komite lainnya antara lain Patrick Dwi Sasono dan beberapa perwakilan orang tua yang duduk di kepengurusan komite periode 2016-2019 ini.
Mengusung Visi :
Mempersiapkan Siswa SMA 1 Menyongsong Masa Depan Yang Cerah
dan Misi :
Membangun sistem pendidikan yang akan menjadi dasar pendidikan lanjutan dengan menghormati keunikan individual setiap siswa.
Mempersiapkan Siswa SMA 1 Menyongsong Masa Depan Yang Cerah
dan Misi :
Membangun sistem pendidikan yang akan menjadi dasar pendidikan lanjutan dengan menghormati keunikan individual setiap siswa.
Hasil yang akan diharapkan dengan hadirnya kepemimpinan Komite yang baru terbentuk ini antara lain :
1. Menaikan average NEM sekolah
2. Memuluskan siswa untuk diterima di pendidikan lanjutan terbaik
3. Menggali potensi setiap siswa
4. Membangun kepercayaan dan kebanggaan diri setiap siswa
5. Membangun siswa yang sadar akan cara dan etika hidup yang baik
2. Memuluskan siswa untuk diterima di pendidikan lanjutan terbaik
3. Menggali potensi setiap siswa
4. Membangun kepercayaan dan kebanggaan diri setiap siswa
5. Membangun siswa yang sadar akan cara dan etika hidup yang baik
Gebrakan awal yang akan diberikan sentuhan oleh Komite ini adalah perbaikan sarana WC siswa dan tempat sampah.
“Kalau wc-nya kita bangun sekelas yang ada di mall-mall itu diharapkan budaya malu jika wc-nya masih tetap bau jika sudah diperbaiki. Demikian juga budaya buang sampah pada tempatnya”.
“Kalau wc-nya kita bangun sekelas yang ada di mall-mall itu diharapkan budaya malu jika wc-nya masih tetap bau jika sudah diperbaiki. Demikian juga budaya buang sampah pada tempatnya”.
Menyitir ungkapan soal ‘Rossa’ di atas, Boedoet sejak lama juga menghasilkan talenta hebat di bidang seni dan olahraga. Tidak usah jauh-jauh, Dimas Ridho Supriyono baru-baru ini menyabet medali emas Ski air nomor Trick pada PON XIX kemarin.
Tapi tetap, meski kebersihan yang jadi gawean perdananya, fokus pada peningkatan mutu pendidikan di ‘Boedoet’ jadi fokus yang utama.
“Kita saat ini mengapresiasi suasan tentram di keluarga besar SMA Negeri 1 Jakarta, diharapkan suasana tentram antara guru, murid dan lingkungan sekolah bisa menumbuhkan semangat berprestasi nantinya”, begitu ungkap Masayu Yuliana Mas Ayu.
Oh ya, sebagai penghubung antara pihak Komite Sekolah dan Alumninya maka ditunjuklah Ramadino Naamin.
Selamat bekerja Komite dan buktikan tekad itu jadi sebuah karya nyata yang membanggakan.
Catatan: Bahan foto dan tulisan diolah berdasarkan keterangan yang dikirim oleh Masayu Yuliana, sang Kepsek Boedoet.
Sumber artikel : ikaboedoet.com



Comments
Post a Comment